Sabtu, 20 Februari 2016

Usaha Rumahan Modal Kecil, Kedai Sayuran Segar

Usaha Rumahan Modal Kecil, Kedai Sayuran Segar

Usaha Rumahan Modal Kecil, Kedai Sayuran Segar
Usaha Rumahan Modal Kecil, Kedai Sayuran Segar
       Memulai bisnis rumahan dengan modal kecil dan mudah dijalani terutama di daerah pedesaan atau kompleks perumahan yakni kedai sayuran segar terutama Anda yang berdomisili dikawasan yang cukup jauh dari pasar.
Kedai sayuran yaitu kedai yang menyediakan beragam sayuran dan bahan makanan mentah lain termasuk aneka bumbu segar dan kering. Usaha ini sangat cocok untuk dijalankan di kawasan perumahan atau pemukiman penduduk terutama bila kawasan tersebut cukup jauh dari pasar.
Sebagian besar orang  pada umumnya merasa enggan bila harus meluangkan waktu tiap harinya untuk pergi kepasar sekedar untuk belanja sayuran dan bahan makanan sehari-hari. Bisa jadi ongkos pergi ke pasarnya tidak sebanding dengan uang yang harus mereka keluarkan untuk memenuhi menu hari ini. Itu sebabnya usaha ini sangat potensia meski tampaknya hanya sekedar melayani kebutuhan para ibu rumah tangga di kawasan sekitar rumah Anda saja, hasil yang bisa Anda kantongi tiap bulannya tidak bisa terhitung sedikit. Apalagi bila Anda bandingkan dengan jumlah modal yang perlu Anda siapkan.
Berdasar salah seorang ibu rumah tangga yang sudah menjalankan usaha rumahan ini sejak tahun 80an, Ibu Subur dari kota Gombong, Kebumen. Beliau hanya memerlukan modal harian setidaknya sekitar 700 ribuan untuk membelanjakan aneka sayuran bumbu dan aneka lauk pauk mentah setiap harinya. Secara keseluruhan modal yang harus beliau putarkan tiap harinya hanya berkisar 1 -2 juta. Itu sudah termasuk aneka masakan frozen, sajian instant, beras, tepung dan aneka bumbu kering. Sedang hasilnya tiap bulan menurut ibu Subur bisa mencapai laba bersih sekitar 1-2 jutaan perbulan. Untuk memulai usaha rumahan kecil-kecilan inipun tidak membutuhkan modal awal yang terlalu besar. Anda bisa memanfaatkan salah satu ruangan di rumah pada sisi depan untuk Anda buka menjadi semacam warung kecil. Anda pasang bale-bale atau meja untuk memajang aneka sayuran dan lauk pauk mentahnya. Ibu Subur hanya membutuhkan sebuah ruangan garasi untuk membuka usaha kecilnya dengan sedikit renovasi , sedang ibu Djauhar membuat bilik bambu kecil berukuran 2 x 2m di depan rumah untuk kedainya yang pada saat itu hanya memakan biaya tidak lebih dari 200 ribu.


Mereka sama-sama memulai usahanya di dini hari dengan berbelanja ke pasar besar sebelum subuh tiba. Setelah itu membuka kedainya sejak pukul 6 pagi dan menutupnya ketika sayuran habis. Biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk menghabiskan seluruh stok hari itu.
Bila Anda memiliki modal lebih sediakan kulkas untuk menampung sebagian sayuran dan lauk yang tidak laku terjual hari ini. Anda masih bisa menjualnya lagi keesokan harinya selama sayuran dan bahan lauk pauknya masih cukup segar. Pada kesempatan ini saya sempat mendapat sedikit tips dari ibu Subur mengenai bagaimana kiat jitunya dalam mempertahankan usaha rumahan kecil-kecilannya ini hingga mencapai 20an tahun. Berikut ini tips untuk membuka kedai sayuran :

1.      Belanja dalam jumlah banyak untuk bahan yang tahan lama
Ibu Subur biasa membeli bahan dalam jumlah banyak dan menyimpannya dengan baik di kulkas atau di rak dengan aliran udara yang baik. Membeli lebih banyak akan membuat ibu Subur mendapatkan harga lebih murah, sehingga bisa mendapat untung lebih besar. Untuk daging-dagingan beliau juga membeli sekaligus beberapa kilo dan menyimpannya dengan baik dalam freezer sehingga bisa menjadi stok setidaknya untuk 2 hari.
2.      Menerima sistem bayaran bulanan
Beberapa ibu rumah tangga memiliki sumber penghasilan keluarga berbasic bulanan. Cara ini tentu akan sangat memudahkan mereka dalam mengatur pengeluaran. Mereka bisa berbelanja sesuai kebutuhan di kedai dan membayarnya setelah gajian.
3.      Menyediakan makanan frozen
 Selain menjual sayuran mentah dan bahan baku lauk pauk, ibu subur juga menjual makanan siap saji macam nugget, sosis sampai ayam berbumbu. Jadi bagi para ibu yang sibuk dan tidak sempat memasak di pagi hari, mereka sangat terbantu dengan adanya makanan siap saji ini. Celah ini menjadikan kedai sayuran lebih dipilih ketimbang harus ke pasar yang jauh dan memakan biaya ongkos.
4.      Terima pesanan

Anda juga bisa meningkatkan hasil dengan menerima pesanan grosir. Beberapa ibu pelanggan Anda mungkin akan mengadakan acara atau perayaan di rumah. Tentunya acara ini membutuhkan sajian yang lebih beragam dalam jumlah yang lebih banyak. Anda bisa menawarkan jasa untuk membelanjakan bahan baku seluruh sajian acara tersebut. Bagi konsumen jasa Anda akan lebih menguntungkan karena mereka tidak harus repot berbelanja kepasar. Sedang bagi Anda tentu saja akan meningkatkan keuntungan.

0 komentar:

Posting Komentar