Selasa, 15 Maret 2016

Analisis Bisnis Warung Burjo Dan Mie Instan

Analisis Bisnis Warung Burjo Dan Mie Instan

Analisis Bisnis Warung Burjo Dan Mie Instan
Analisis Bisnis Warung Burjo Dan Mie Instan
Bisnis Warung burjo dan mie instan saat ini mulai menjamur terutama di dekat-dekat kampus. Bisnis yang satu ini selalu identic dengan orang kuningan Jawa Barat. Yah hal ini dikarenakan awal mula bisnis warung burjo dan mie instan berasal dari daerah tersebut. Meskipun hanya berbekal menu serta fasilitas seadanya bisnis ini terbukti mampu mendatangkan pundi-pundi keuntungan. Jadi tak heran jika saat ini warung makan dengan konsep seperti ini sudah menjamur di beberapa tempat. Target utamanya adalah anak kos-kosan dan para pekerja malam. Pada umumnya warung burjo dan mie instan ini buka selama 24 jam.
Menu yang ditawarkan dari warung burjo dan mie instan ini sebenarnya cukup sederhana yakni burjo atau bubur kacang ijo, mie instan, gorengan, nasi telur, nasi sarden dan aneka minuman seperti es jeruk, es teh, es kopi dan lainya. Namun dengan menu yang sederhana inilah, sumber keuntungan didapatkan. Karena targetnya adalah anak kos-kosan terutama mahasiswa yang biasanya mencari makanan yang simple dan murah maka warung burjo ini tak pernah sepi pengunjung. Nah jika anda tertarik untuk memulai bisnis ini, berikut kami berikan analisanya.
1.      Menunya sederhana dan murah sehingga margin keuntungan cukup besar.
2.      Mempunyai segmen pasar yang jelas yakni anak koskosan, mahasiswa dan pekerja malam.
3.      Cara pengolahanya sangat mudah, sehingga tidak dibutuhkan keahlian khusus
4.      Modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar.
5.      Bahan baku yang digunakan sangat mudah didapatkan.
Biasanya warung burjo dan mie instan ini digunakan untuk nongkrong jadi berikanlah pelayanan yang membuat pelanggan betah. Sebagai contoh membuat tempat yang luas atau menambahkan televisi. Karena semakin maraknya bisnis warung burjo, maka buatlah menu yang tidak standar agar para konsumen lebih tertarik.

Keuntungan yang diperoleh dalam kurun waktu 2,6 bulan modal sudah bisa kembali. Namun modal ini tentu disesuaikan dengan kemampuan masing masing. Dan perhitungan ini juga tidak bisa dijadikan patokan hanya untuk gambaran atau simulasi semata, mengingat harga barang barang bisa berubah sewaktu waktu dan juga harga setiap kota juga ada perbedaan.

0 komentar:

Posting Komentar