Sabtu, 12 Maret 2016

Menentukan Segmentasi Pasar Bisnis Makanan dan Minuman

Menentukan Segmentasi Pasar Bisnis Makanan dan Minuman

Menentukan Segmentasi Pasar Bisnis Makanan dan Minuman
Menentukan Segmentasi Pasar Bisnis Makanan dan Minuman
Menentukan segmentasi pasar menjadi langkah awal bagi kita sebelum akhirnya memulai sebuah usaha. Termasuk juga dalam menjalankan bisnis makanan dan minuman. Untuk bisa menghasilkan omset penjualan yang cukup besar, tentunya Anda harus pintar-pintar menciptakan inovasi menu makanan dan minuman sesuai dengan segmen konsumen yang telah Anda bidik. Bila Anda kurang jeli dengan minat pasar yang ada, bisa dipastikan bila produk kuliner yang Anda jajakan tidak akan berhasil diterima konsumen. Tentunya Anda tidak menginginkan resiko tersebut dialami oleh bisnis Anda bukan?

Untuk itu, berikut kami informasikan dua faktor utama yang bisa dimanfaatkan pelaku bisnis makanan dan minuman dalam menentukan segmentasi pasar.

1.       Lokasi Usaha
Segmentasi pasar bisa Anda bedakan berdasarkan lokasi usaha tersebut berada. Misalnya saja Anda membuka kantin di sebuah sekolah, tentu harga yang ditetapkan dan macam menu yang ditawarkan akan sangat berbeda dengan bisnis makanan atau minuman yang Anda jalankan di sebuah komplek perkantoran. Biasanya pelaku bisnis kuliner yang ada di sekitar lokasi sekolah ataupun kampus akan menawarkan harga yang lebih terjangkau untuk membidik konsumen anak-anak, remaja, dan para mahasiswa. Sedangkan harga kuliner di komplek perkantoran maupun pusat perbelanjaan cenderung lebih mahal karena konsumen yang dibidik adalah pegawai kantoran dan masyarakat umum lainnya..

2.       Harga Jual

Selain keberadaan lokasi usaha, harga jual produk juga menjadi salah satu faktor utama dalam membedakan segmentasi pasar. Para pelaku usaha biasanya membagi target pasar menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok konsumen bawah, konsumen menengah, dan konsumen segmen atas. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga segmen pasar tersebut, tentunya dibutuhkan strategi pemasaran yang berbeda-beda sesuai dengan perilaku konsumen yang dibidik. Bila Anda membidik konsumen kalangan bawah, maka sebaiknya tawarkan menu makanan pokok seperti nasi, mie, minuman teh, atau aneka macam lauk-pauk dengan harga jual yang terjangkau.

0 komentar:

Posting Komentar