Sabtu, 26 Maret 2016

Menimbang Investasi Usaha Cilok Senilai Rp 1 Juta

Menimbang Investasi Usaha Cilok Senilai Rp 1 Juta


Menimbang Investasi Usaha Cilok Senilai Rp 1 Juta
Menimbang Investasi Usaha Cilok Senilai Rp 1 Juta
Makanan kecil asal Bandung yakni aci dicolok alias cilok telah tak asing lagi di lidah masyarakat. Teksturnya yg kenyal serta murah meriah membuat kudapan ini diminati semua golongan masyarakat. Tengok saja, di berbagai tempat di pinggir jalan kini makin sering dijumpai pedagang cilok di gerobak. Potensi usaha ini ditangkap oleh pemilik usaha cilok dengan nama Cilok Isi Extra Pedas dari Bekasi, Jawa Barat. Usaha ini sebenarnya telah berdiri semenjak tahun 2010, tapi dia baru menawarkan kemitraan di awal tahun 2015. Saat ini total gerai Cilok Isi Extra Pedas baru ada tiga yg berada di Jatiasih, Cikarang, dan Cibitung. Dua dari gerai tersebut milik mitra dan satu milik pusat.
Nilai investasi yg ditawarkan terbilang murah. Mitra cukup perlu membayar Rp 1 juta untuk berjualan cilok. Fasilitas yg akan diberikan adalah gerobak serbaguna, panci, kompas gas, dan bahan baku awal berupa 100 cilok dan bumbu-bumbunya seperti saus sambal, kecap, dan bumbu kacang.
Harga jual sebesar Rp 500 per buah. Dia menghitung, mitra dapat mendapat Omzet sekitar Rp  200.000 per hari dgn penjualan sebanyak 400 cilok. Dengan estimasi itu, mitra dapat meraup keuntungan sebesar Rp 6 juta dalam sebulan.
Bahan baku harus diambil dari pusat. Paling tak mitra harus mengeluarkan biaya Rp 4,2 juta dalam sebulan untuk pembelian bahan baku. Setelah dikurangi biaya operasional, mitra akan mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 1 juta. “Satu bulan juga telah balik modal kalau itu target itu tercapai. Varian menu yg ditawarkan Cilok Isi Extra Pedas ada empat, yakni cilok isi telur, isi ayam, isi sosis, dan isi daging sapi. Sementara sausnya berupa kecap, saus tomat dan sambal, juga saos kacang.

Owner menegaskan bahwa semua bahan baku dibuat dengan bahan-bahan dasar yg masih segar dan dijamin sehat. Dia mengatakan selama ini masih terkendala sumber daya manusia (SDM) untuk membantunya menyiapkan bahan baku cilok. owner menyarankan untuk memilih lokasi berjualan di tempat keramaian atau di komplek yg padat penduduk. Agar lebih efisien dan efektif,  mitra dapat berjualan menggunakan motor. Tertarik? Yuk mulai berbisnis...

0 komentar:

Posting Komentar