Rabu, 30 November 2016

Modal 70 Ribu Kantongi Omset 1 Juta Sehari


FRISKA Mulya Kharisma, wirausaha muda Kota Padang sempat diremehkan karena bisnisnya dibilang hanya bisnis musiman. Namun perempuan ini membuktikan bahwa usahanya tersebut bisa sukses. Sekarang untuk omzet dari jualan online jepitannya itu mencapai Rp 1 juta per harinya.
“Awalnya aku dulu itu hobi belanja online, suka lihat-lihat sosmed seperti Instagram. Lama-lama aku mikir ternyata asyik juga nih kalau aku buka usaha online shop juga, kan nggak butuh biaya banyak,” kata anak kelima dari pasangan H Jhony M Noer dan Ismulyati.
Usaha jualan aksesoris rambut tersebut dimulai pada 2015 lalu, diberi nama Jedai.
Artinya yaitu Jepitan Badai dan hingga saat ini usaha tersebut semakin hari semakin berkembang. Awalnya bisnis tersebut hanya bermodalkan Rp 70 ribu.
Dengan memanfaatkan sosial media Instagram dalam proses penjualan, ternyata aksesoris tersebut banyak diminati.
Tidak hanya di Kota Padang saja, tetapi seluruh Indonesia.
Bahkan sudah memiliki reseller dan membuka cabang usahanya di Pekanbaru dan Jambi.
Untuk konsumen jepitan yang dijualnya tersebut berasal dari semua kalangan dari siswa SMP sampai ibu-ibu.
Anak kelima dari enam bersaudara ini menceritakan bahwa dalam merintis usaha yang dijalaninya tersebut tidak sedikit mendapatkan halangan.
Ia pernah diremehkan mengenai usaha yang dijalaninya tersebut.
Bahkan, banyak yang tidak percaya jika dia sebutkan omzet yang didapatkannya per hari.
“Banyak yang bilang tidak mungkin aku dapat omzet segitu, tetapi alhamdulillah aku sudah punya deposito dari hasil jualan jepitan dan bisa mengembangkan usaha ke usaha makanan dan clothing. Mau orang bilang apa biarin aja, capek dengan pikiran negatif yang penting terus berkarya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ucap Friska.
Dengan hasil usaha yang dimilikinya tersebut, perempuan yang sehari-hari juga sebagai dokter koas ini, sudah bisa mengembangkan usahanya pada bidang lain.
Mei lalu, Friska ber-sama adiknya membuka usaha kafe dan clothing baju.
Untuk usaha kafenya tersebut diberi nama Opung Waffle, menjual berbagai macam varian wafel dan menu-menu makanan lainnya. Dan, juga clothing baju Hello Monday.
Pada 26 November nanti, ia melakukan opening untuk kafenya tersebut di kompleks GOR H Agus Salim, Jalan Rokan No 6.
“Saat ini untuk kafe lagi ada renovasi, penambahan menu dan varian baru. Untuk segmennya kafe ini lebih ke anak muda, sekalian nongkrong bisa beli baju. Atau, lagi beli baju bisa sambil nikmati waffle,” ujarnya sambil menyebutkan kalau kafe tersebut baru buka pada pukul tiga sore.
“Saat sekarang lagi ramai-ramainya, banyak customer yang min-ta dibuka dari pagi, tetapi karena lagi kuliah semua, bisanya buka dari pukul tiga sore sampai malam,” tambahnya.
Terkait kendala, perempuan kelahiran Padang 10 Oktober 1992 ini menilai, lebih kepada memenej waktu antara koas dan usaha yang dijalani.
Tapi, baginya, hobi tetap sesuatu yang harus dijalani dengan enjoy dan sepenuh hati tanpa harus melupakan kewajiban yang harus segera diselesaikan.
Dia menyarankan kepada anak muda di Padang agar mengeksplore diri sepositif mungkin terutama yang memiliki jiwa dagang tinggi.
“Mental pedagang harus tahan banting. Yang penting usaha, asal mau usaha dan optimis pasti akan menghasilkan,” ucapnya.

Info Peluang Usaha
========================================
>> HP/WA 0858.5206.9888
>> Pin BB 28 20 64 B9 / D18C 9C7B
>> Email : info@irmavania.com
========================================
                       ===> daftar kesini <=== 

========================================

Berbisnis Aksesoris Dengan Modal Seratus Ribu




Pernah berfikir untuk membuat sesuatu yang berbeda, menjualnya dan bahkan bisa menjadi trendsetter? Hal ini yang dialami oleh Ita Yudi. Seorang Wanita yang pada awalnya merintis menjadi pekerja kantoran alias wanita karir yang kemudian banting setir menjadi wirausaha mandiri yang mempekerjakan banyak orang.
“Awalnya saya kerja di kantor, sebuah perusahaan yang berurusan dengan proyek-proyek. Isinya laki-laki semua, jadi tidak ada yang menggunakan assesoris. Akhirnya kerja seperti itu tidak enak. Nganggur,” ucapnya mengawali cerita ketika ditemui okezone di standnya dalam sebuah pameran yang baru-baru ini diadakan di Smesco center, Jakarta.
“Nah, saya kan pakai jilbab. Dan dari awal sudah hobi membuat asesoris. Mencoba-coba. Awalnya saya ingin punya bros buatan sendiri. Trial and error terus sih, tapi terus di coba,” imbuhnya.
Bahan yang awalnya digunakan adalah untaian kawat-kawat dan manik-manik yang kemudian dirangkainya. Entah itu menjadi bunga, bentuk binatang, atau bentuk abstrak yang menurutnya layak untuk dijadikan hiasan. Selain dari kawat, dirinya juga mengaku membuat dari bahan lain seperti kain yang berasal dari limbah garmen, dan juga lilin atau clay.
“Saya buat dari semua bahan. Seperti yang sering saya buat ini dari metal, kawat. Ada juga yang dari benang wol dirajut, kain bekas limbah garmen, dan clay,” terangnya.
Memang, bahan-bahan tersebut terlihat sangat sederhana dan mudah sekali untuk mencarinya. Seperti kawat misalnya, yang dengan mudah bisa kita temukan di pasar-pasar. Limbah garmen yang juga dengan mudahnya bisa didapatkan dari perusahaan garmen yang membuang sisa kainnya.
Diakuinya, untuk memulai usaha seperti dirinya, memang tidak membutuhkan banyak modal. Dirinya menuturkan, untuk memulai usaha ini dulu hanya cukup bermodalkan selembar uang Rp100 ribu saja.
“Modal untuk ini, sederhana saja. Malahan kalau sudah punya tang yang sebagai alat sudah bisa. Paling dulu modal Rp100 ribu,” ungkapnya.
“Kalau kawat, dulu waktu saya memulai usaha ini kawat seperti ini memang jarang. Tapi sekarang sudah banyak sekali yang jual. Sekarang dimana-mana orang jual. Rp10 ribu juga sudah bisa buat beli kawat,” ungkapnya lagi.
Dirinya menunjukkan kawat kecil sebagai alat yang digunakan untuk membentuk material serta kawat-kawat yang digunakan sebagai dasar pembuatan bros-bros tersebut. Kawat kecil dengan ujung lancip itu digunakan untuk membentuk dan membengkokan kawat sehingga membentuk suatu bentuk yang diinginkan.
Dalam setiap usaha, tentunya semua tidak langsung berjalan dengan lancar. Hal itu pula yang dialami oleh Ita. Awalnya, dalam sehari dirinya hanya mampu menjual satu sampai dua pieces bros. Jadi dalam sebulan, rata-rata dirinya hanya bisa menjual sebanyak 20 pieces bros.
Namun, saat ini hal tersebut sudah tidak berlaku lagi dalam kamus usahanya. Diakuinya, animo masyarakat terhadap kerajinan assesoris ini meningkat. Terbukti dari jumlah yang dihasilkannya laris manis terjual bak kacang goreng.
“Dulu, yang tertarik jarang sekali. Sekarang yang tertarik banyak. Sekarang tidak usah deh keluar negeri, di Indonesia juga sudah banyak kok. Lebih bagus dan juga lebih murah. Tidak usah ke Bangkok dan China. Kita sudah bisa menyaingi kok,” ucap Ita optimis.
Memang, dari segi harga bros yang dijualnya sangat bervariasi. Untuk yang motif sangat sederhana dibandrol dengan harga Rp2.500 sampai Rp10 ribu. Namun, jika yang bentuknya agak rumit dan menggunakan banyak material serta batu-batuan, bahkan ada yang menggunakan kristal swarovski harga bisa selangit alias bisa mencapai Rp500 ribu.
Bentuk yang dimaksud memang rumit. Dengan detil yang sangat kecil dan sempurna, dibagian tengahnya ditambahkan bebatuan yang senada dengan warna kawat dan manik-manik. “Saya juga mengangkat kekayaan Indonesia. Karena ada batu-batu yang berasal dari Indonesia, yang tidak kalah bagusnya. Tapi ada juga yang menggunakan kristal swarovski. Per pieces harganya Rp2.500 sampai 500 ribu,” jelasnya.
Kesulitan yang dihadapinya tidak sampai disitu, kadang material yang dibutuhkannya tidak terdapat di Indonesia. Sehingga dirinya harus memesan material tersebut dari China. Bersyukurlah kini, pesanan terus berdatangan. Jumlahnya bisa sampai ribuan, sehingga dengan sendirinya para distributor tersebut mendatangkan langsung material-material tersebut tanpa harus melalui pemesanan terlebih dahulu.
“Kendala, material kan 75 persen dari China. Tapi karena sekarang pesanan sudah banyak dan juga banyak yang sudah memulai bisnis serupa, jadi para distributor material ini sudah ada dengan sendirinya,” akunya.
Dengan usahanya tersebut, ibu dari tiga orang anak ini memiliki 40 karyawan binaan yang membantunya dalam merangkai berbagai jenis bahan yang akan dijadikan asesoris terutama bros.
Dirinya tidak membutuhkan sebuah toko besar atau kios dalam menjajakan bros-brosnya. Di rumahnya yang terletak di daerah Kalimalang merupakan “pabrik” sekaligus tempatnya memajang bros-brosnya. Selain itu, dirinya juga rajin melakukan kerja sama dengan butik-butik yang banyak terdapat di ibu kota. “Pekerja rata-rata ibu rumah tangga biasa yang masih radius kecamatan lah,” ucapnya.
Saat okezone berusaha mencari tahu lebih jauh, berapa pendapatan per bulannya saat ini, dirinya enggan berbagi lebih jauh. Karena menurutnya bisnis seperti ini tidak bisa dihitung secara pasti. Namun menurutnya, per bulan dirinya bisa menjual hingga ratusan aneka macam asesoris.
Terakhir, dalam hal pemasaran produk, dirinya mengingatkan untuk bisa menjadi yang berbeda diantara sekian banyak pesainganya. Banyak melihat, membaca dan memperhatikan pasar adalah kunci kesuksesannya.
“Kita harus menjadi yang berbeda. Banyak membaca, entah dari buku atau bisa juga browsing di internet,” tandasnya.

Info Peluang Usaha
========================================
>> HP/WA 0858.5206.9888
>> Pin BB 28 20 64 B9 / D18C 9C7B
>> Email : info@irmavania.com
========================================
                       ===> daftar kesini <=== 
========================================

Minggu, 27 November 2016

Bisnis Rumahan Warung Sembako Dengan Modal Pas - Pasan

   
Bisnis rumahan sembako atau sembilan bahan pokok merupakan barang - barang yang menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia. Kebutuhan ini kemudian memunculkan satu jenis bisnis yang sangat menggiurkan yaitu warung atau toko sembako. Mengapa warung sembako sangat menggiurkan? seperti yang kita tahu bahwa sembako sudah pasti dibutuhkan oleh masyarakat dan salah satu kunci sukses dalam dunia bisnis adalah dengan menjual barang atau produk yang dibutuhkan oleh masyarakat luas tanpa memandang golongan. Sembako tidak hanya dibutuhkan oleh golongan atas, tapi juga golongan bawah, bukan hanya di pusat perkotaan namun juta di daerah marjinal.

Kelebihan Bisnis Rumahan Warung Sembako

Bisnis sembako memiliki kelebihan karena segmentasi pasarnya yang hampir menyeluruh. Bisnis ini membidik bukan hanya kalangan atas namun juga kalangan bawah, hampir semua manusia terkhusus yang hidup di Indonesia sangat membutuhkan apa yang dijual di warung sembako sehingga terlepas dari ketatnya persaingan. Usaha bisnis warung sembako bisa jadi adalah peluang usaha yang sangat menggiurkan dengan keuntungan yang sangat lumayan. Selain itu, keuntungan yang didapat terbilang lumayan besar. Seperti penuturan Gunawan P, seorang penjual sembako mengatakan bahwa dengan modal 10 juta ia dapat menghasilkan keuntungan rata - rata Rp. 5,5 juta perbulan. Hal ini bisa terwujud jika kita memiliki strategi penjualan yang bagus karena bisa dikatakan bahwa bisnis rumahan warung sembako adalah bisnis yang cukup ketat persaingannya. Namun ini juga tergantung dari lokasi usaha.

Kekurangan Rumahan Warung Sembako

Membutuhkan ketekunan dan ketelitian dalam mengurus bisnis ini karena yang dijual sangat beragam. Anda harus telilit menentukan jenis dan harga barang yang dijual. Karena anda membeli dengan sistem grosir sementara nantinya dijual dengan cara eceran maka anda harus cermat dalam menghitung harga tiap satuan ecer. Selain itu di beberapa tempat persaingan warung sembako terbilang cukup ketat karena bisnis ini memang bisnis yang menguntungkan sehingga banyak orang yang juga ingin meraup keuntungan dari bisnis ini.

Untuk meraih kesuksesan dalam menjalankan usaha ini, ada baiknya anda menjalankan beberapa tips berikut ini diantaranya adalah :

1. Pemilihan lokasi usaha
Pemilihan lokasi usaha bisa jadi menjadi syarat penting dalam kesuksesan berbisnis warung sembako. Usahakan mencari tempat yang strategis yang dapat dijangkau oleh banyak orang. ANda bisa membukanya di pinggir jalan, di perempatan atau di pusat kegiatan masyarakat. Selain itu usahakan untuk membuka bisnis ini ditempat yang masih minim persaingan.

2. Utamakan Kualitas Produk dan Pelayanan
Kepuasan pelanggan adalah harga mati bagi suksesnya warung sembako. Hal ini membuat anda harus lah memberikan pelayanan yang prima. Siapkan barang barang berkualitas agar pelanggan puas serta cobalah untuk lebih ramah dan lebih menebar senyum kepada pelanggan. 

3. Mencari Grosiran Termurah
Dalam hal ini, anda dituntut untuk dapat memilih tempat grosir yang menjadi kulakan anda dengan harga termurah.Semakin murah barang yang anda beli maka margin keuntungan semakin besar sehingga hasil yang didapat semakin besar.


Info Peluang Usaha
========================================
>> HP/WA 0858.5206.9888
>> Pin BB 28 20 64 B9 / D18C 9C7B
>> Email : info@irmavania.com
========================================
                        ===> daftar kesini <=== 

========================================

Jumat, 25 November 2016

Tips Untuk Memulai Bisnis Anda Sendiri


Menjadi seorang pengusaha bukanlah hal yang mudah, tetapi jika Anda memiliki tekad yang kuat dan selalu berusaha, pasti Anda akan mencapai keberhasilan dalam berbisnis. Berikut ini 6 tips untuk memulai bisnis Anda :

1. Gairah dan Dedikasi
Dalam setiap tantang, sedikitnya Anda harus mengetahui jika Anda ingin memulainya. Anda mungkin tahu beberapa ide bisnis kecil, Tetapi Anda tidak akan sukses jika Anda tidak menyukai hal tersebut. Apa yang Anda suka, kebutuhan dan keinginan Anda ? yang pertama nilai lah apa yang ingin Anda jual, terlepas dari kerja keras yang menyertainya. Jika Anda suka kecantikan, maka juallah kosmetik, Dan jika Anda suka kue kering maka jual lah kue kering. Ini merupakan salah satu hal yang perlu Anda ketahui untuk memulai bisnis.

2. Riset Pasar
Tidak ada keraguan bahwa ada banyak pengusaha di sekitar Anda menjual barang yang ingin Anda jual, sehingga Anda harus mempelajari dasar kewirausahaan dan inovasi. Pelajari tentang permintaan produk yang ingin Anda jual dan target pasar Anda. Apakah produk Anda sesuai untuk kalangan pemuda, setengah baya, atau keduanya. Demografi juga merupakan hal penting dalam ide bisnis karena dapat memberitahu Anda di mana dan kepada siapa Anda harus menjual produk Anda.

3. Menyelidiki Produk
Setelah belajar tentang apa yang Anda ingin jual, saatnya untuk melakukan beberapa pencarian produk. Jika Anda berencana untuk menjual barang, Anda lebih baik mencari pemasok yang terpercaya. Jika Anda menjual jasa, ada hal-hal tertentu yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis semacam ini.

4. Berhubungan dan Melayani
Sebuah ide bisnis kecil dapat menjadi lebih besar jika klien atau pelanggan akan datang kembali bukan hanya karena produk Anda, tetapi juga karena layanan Anda. Layanan pelanggan adalah hal yang penting untuk memajukan bisnis Anda. Apakah Anda melayani klien Anda secara online atau secara tatap muka. Selalu ada ruang bagi Anda untuk menghubungkan dan melayani dengan cara terbaik yang bisa Anda lakukan.

5. Menyebarkan Berita
Jika Anda mempertimbangkan menjual jasa seperti menjadi wedding planner, fotografer, atau mungkin seorang fashion stylist, apa yang perlu Anda lakukan adalah menyebarkan berita dan memamerkan bakat Anda. Sebuah ide bisnis kecil seperti ini sangat mudah dilakukan karena semuanya sekarang dapat diakses secara online. Anda dapat menggunakan Media sosial seperti: Facebook, Instagram, Twitter atau YouTube untuk membangun pasar Anda dan memicu sebuah kata strategi mulut. Media online adalah langkah utama dalam kewirausahaan dan inovasi.

6. Explore dan Do More
Sebuah ide bisnis kecill tidak boleh tinggal kecil tapi malah harus melampaui cakrawala. Kegagalan sedikit tidak lantas menghentikan langkah Anda.  Anda harus menggali ke dalam labirin kewirausahaan dan inovasi. Ingatlah untuk selalu memiliki keunggulan atas pesaing dan menawarkan penawaran yang unik dan produk yang akan menarik lebih banyak pelanggan.


Info Peluang Usaha
========================================
>> HP/WA 0858.5206.9888
>> Pin BB 28 20 64 B9 / D18C 9C7B
>> Email : info@irmavania.com
========================================
                          ===> daftar kesini <=== 
========================================

Kamis, 24 November 2016

Mengintip Legitnya Bisnis Kuliner Roti Bakar Spesial


Dalam menjalankan bisnis, kejelian menentukan produk bisa menjadi pembeda kesuksesan antar satu pebisnis dengan pebisnis lain. Salah langkah dalam menentukan produk yang akan dijual, bukan tidak mungkin akan menyeret kita ke dalam lembah kegagalan. Namun jika mau meluangkan waktu lebih untuk meriset produk dan pasar yang tepat, maka akan sudah satu langkah menuju kesuksesan.

Seorang pengusaha asal kota Tangerang telah membuktikan hal tersebut. Dengan pengamatan yang baik terhadap potensi pasar yang ada, akhirnya ia bisa menentukan jenis produk apa yang bisa mendatangkan keuntungan lebih baik. Adalah Irwan Tanusolihin, pengusaha bisnis kuliner roti bakar yang kini telah sukses dengan brand usahanya Roti Bakar 88. Setelah belasan tahun, membangun usaha roti bakar mulai dari nol, kini manisnya keuntungan berhasil ia cicipi sebagai buah dari usaha kerasnya. Lebih lengkap tentang kisah dan perjuangan Irwan Tanusolihin mengembangkan usaha Roti Bakar 88.

Irwan Tanusolihin pertama kali mengembangkan bisnis roti bakar miliknya pada tahun 2002. Kala itu, ia memang telah berancang untuk membangun bisnis mandiri dengan target yakni bisnis kuliner. Tidak mau terburu-buru, ia memantau terlebih dahulu potensi bisnis kuliner yang ada di wilayah tempat tinggalnya yakni di Tangerang, Jawa Barat.

           Setelah mempertimbangkan baik-baik, barulah ia menentukan kudapan legit roti bakar sebagai obyek utama bisnisnya. Selain mempunyai banyak peminat, roti bakar memang mempunyai pangsa pasar yang luas untuk dikembangkan. Dan lokasi di Jalan Kisamaun 118, Pasar Lama, Tangerang menjadi markas menjadi markas pertama berdirinya usaha roti bakar yang dilabeli dengan nama Roti Bakar 88 tersebut.

Sama seperti bisnis pada umumnya, Roti Bakar 88 juga mengalami pasang surut bisnis dalam tahun-tahun awal berdirinya. Namun dengan konsistensi dan tekat kuat yang dimiliki sang pemilik, perlahan kedai Roti Bakar 88 terus berkembang dan kenal banyak penikmat camilan hangat tersebut. Nah, demikian juga dalam hal persaingan bisnis, Irwan faham betul bahwa hal tersebut adalah kepastian yang selalu ada dan tidak bisa dihindari. Bahkan sejak awal mendirikan usaha, ia sudah mulai memprediksi dan ambil ancang-ancang bagaimana bisa memenangkan “perang” tersebut.

Oleh karena itu, sebagai salah satu senjata utama bisnis roti bakarnya, Irwan telah mengembangkan roti buatan sendiri yang tentunya berbeda dengan kedai roti bakar pada umumnya. Bahkan pada satu kesempatan, ia menklaim bahwa hanya Roti Bakar 88 yang mempunyai racikan roti khas sendiri tidak seperti usaha lain yang menggunakan roti tawar biasa. Namun memang benar, berkat roti original tersebut, pelanggan terus berdatangan bahkan semakin ramai dari waktu ke waktu. Selain itu yang menjadi kelebihan lain dari Roti Bakar 88 adalah varian sajian yang dimiliki. Tidak hanya menawarkan roti bakar special dengan balutan coklat dan keju yang nikmat, kedai tersebut juga mempunyai beberapa menu lain seperti burger, pancake, kentang goreng, hingga mie instan aneka rasa. Sedangkan untuk pelepas dahaga, pilihan yang bisa dinikmati pelanggan Roti Bakar 88 antara lain aneka jus, capucino, lemon squash, serta minuman coklat yang nikmat.
.
.
Info Peluang Usaha
========================================
>> HP/WA 0858.5206.9888
>> Pin BB 28 20 64 B9 / D18C 9C7B
>> Email : info@irmavania.com
========================================

                     ===> daftar kesini <=== 
========================================